Malang, 14 Juni 2025 – Badan Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) ITSK Soepraoen sukses menyelenggarakan ajang bergengsi “Liga Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)” sebagai wadah inkubasi ide kreatif bagi seluruh civitas academica. Kompetisi ini diikuti dengan antusiasme tinggi oleh mahasiswa dari berbagai program studi guna mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Liga PKM ini bertujuan untuk menyaring gagasan-gagasan terbaik yang memiliki potensi dampak besar bagi masyarakat sebelum nantinya didelegasikan ke tingkat nasional.
Program Studi Sarjana Informatika turut memberikan kontribusi besar dalam menyukseskan perhelatan ini dengan mengirimkan delegasi-delegasi unggulannya. Partisipasi aktif mahasiswa Informatika terbukti membuahkan hasil yang membanggakan, di mana dua tim dari prodi ini berhasil meraih posisi juara di kategori yang berbeda. Keberhasilan ini menegaskan posisi Informatika ITSK Soepraoen sebagai program studi yang produktif dalam menghasilkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan sektor kesehatan dan sosial.
Prestasi gemilang pertama diraih oleh tim yang mengusung proyek “Booking Physio”, yang sukses menyabet Juara 2 dalam skema PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-PM). Tim yang beranggotakan Novelia Mega Puspita, Hilda Nuzulul Mujaddidah, Diva Resti Nurcahyani, Adelia Kurnia Saputri, dan Ailsa Shafa Nailah ini mengembangkan website pemesanan layanan fisioterapi secara daring. Inovasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran dan penjadwalan layanan secara efisien, sekaligus membantu digitalisasi manajemen layanan kesehatan bagi mitra terkait.

Tak kalah membanggakan, tim “AedesX” berhasil mengamankan posisi Juara 3 dalam kategori PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT). Tim yang digawangi oleh Febry Andrias, Dyah Ayu Amborowati, dan Dania Putri Ramadani ini merancang aplikasi berbasis Machine Learning untuk memprediksi kepadatan nyamuk Aedes aegypti. Dengan memanfaatkan data lingkungan dan antarmuka peta risiko yang interaktif, AedesX diproyeksikan sebagai solusi futuristik dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di masyarakat.

Penyelenggaraan Liga PKM ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu teknologi informasi dalam ranah solusi kehidupan nyata. Keterlibatan aktif dosen pembimbing dan dukungan penuh dari institusi memastikan setiap proposal yang diajukan memiliki landasan ilmiah yang kuat serta nilai guna yang tinggi. Sinergi antara keahlian teknis informatika dengan kebutuhan publik inilah yang menjadi kunci kemenangan tim-tim dari prodi Informatika dalam kompetisi tahun ini.
Keberhasilan meraih Juara 2 dan 3 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa Informatika untuk terus berkarya dan berinovasi. Pihak program studi berkomitmen untuk terus mendampingi tim pemenang guna menyempurnakan proyek mereka menuju ajang PIMNAS mendatang. Dengan prestasi ini, ITSK Soepraoen semakin mengukuhkan diri sebagai kampus yang mampu melahirkan talenta digital berprestasi yang siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi dan kesehatan di Indonesia.