Yudhistira & Melany Terpilih Pimpin HIMA Informatika ITSK 2025

Malang, Januari 2026 – Semangat demokrasi baru saja bergelora di lingkungan Program Studi Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) melalui prosesi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) untuk periode 2025–2026. Momentum ini menandai berakhirnya masa bakti kepemimpinan sebelumnya yang dijabat oleh Ardhan Aghsal Dwi Putra dan Oktavia Nurlailisa Fahri. Suksesi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan babak baru bagi organisasi kemahasiswaan tertua di fakultas tersebut untuk terus berevolusi di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Proses pemilihan kali ini tergolong sangat kompetitif dengan munculnya tujuh talenta terbaik sebagai kandidat. Mereka adalah Yudhistira Empi, Khatarina Lusia Ose, Risky Putra Adielia, Erika Salsabila Intania, Melany Kresna Putri, Muhammad Auril Aditya Narendra, dan Asmaratungga Avenda Darma. Kehadiran tujuh calon ini mencerminkan tingginya minat mahasiswa Informatika dalam berkontribusi pada tata kelola organisasi dan keinginan kuat untuk membawa aspirasi rekan-rekan mahasiswa ke level yang lebih tinggi.

Selama masa kampanye, dinamika akademik diwarnai dengan adu gagasan yang inspiratif. Para calon secara aktif melakukan safari politik ke setiap angkatan dan kelas untuk memaparkan visi serta misi unggulan mereka. Pendekatan langsung ini memungkinkan adanya dialog terbuka mengenai tantangan mahasiswa IT saat ini, mulai dari kebutuhan pengembangan skill teknis hingga penguatan jejaring profesional. Kampanye yang edukatif ini berhasil menarik antusiasme pemilih dari angkatan termuda hingga mahasiswa tingkat akhir.

Puncak dari rangkaian acara ini adalah proses pemungutan suara atau voting yang dilakukan secara transparan. Hasilnya, dua kandidat dengan perolehan suara tertinggi resmi terpilih untuk memimpin HIMA. Yudhistira Empi berhasil meraih kepercayaan mayoritas dengan perolehan suara mencapai 46,8%, disusul oleh Melany Kresna Putri yang mengamankan 22,3% suara. Perpaduan kepemimpinan antara Yudhistira dan Melany diharapkan dapat menciptakan harmoni organisasi yang kuat antara sisi manajerial dan sisi kreatif.

Harapan besar kini tertumpu pada pundak kepengurusan baru. HIMA Informatika periode 2025–2026 didorong untuk menjadi organisasi yang lebih aktif, kreatif, inovatif, dan progresif. Di bawah kepemimpinan Yudhistira, HIMA diharapkan mampu menjadi katalisator bagi mahasiswa dalam menghasilkan inovasi teknologi yang berdampak, serta memperbanyak kegiatan berskala regional maupun nasional yang dapat mengasah kompetensi teknis sekaligus soft skill anggotanya.

Selain penguatan internal, fokus utama kedepannya adalah memperluas radius pengenalan Program Studi Informatika ITSK Soepraoen ke khalayak yang lebih luas. Dengan branding yang lebih kuat, HIMA diharapkan mampu membuktikan bahwa informatika di kampus kesehatan memiliki keunggulan unik, khususnya dalam pengembangan Health-Tech. Melalui langkah-langkah strategis ini, Informatika Soepraoen optimis akan semakin dikenal sebagai pencetak talenta digital yang unggul dan berdaya saing global.