Mahasiswa Informatika ITSK Soepraoen Edukasi Medsos di SDN 1 Ternyang

Malang, 26 November 2025 – Sebagai wujud nyata implementasi mata kuliah Kewarganegaraan, delapan mahasiswa Program Studi Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 1 Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (26/11) ini berfokus pada pentingnya literasi digital bagi anak usia sekolah dasar. Di tengah masifnya penggunaan gawai di kalangan anak-anak, para mahasiswa hadir untuk membekali siswa dengan pemahaman tentang cara menggunakan media sosial secara bijak, aman, dan tetap menjunjung tinggi nilai-karakter.

Dalam pemaparannya, tim mahasiswa memberikan penjelasan mendalam mengenai apa itu media sosial beserta manfaatnya sebagai sarana belajar dan komunikasi. Namun, edukasi ini juga memberikan peringatan keras mengenai sisi gelap dunia digital, seperti potensi bahaya perundungan siber (cyberbullying) hingga penipuan daring. Siswa diajak untuk menjadi pengguna yang cerdas dengan cara memilih konten yang baik dan sesuai dengan usia mereka, guna menghindari dampak negatif dari informasi yang belum layak mereka konsumsi.

Lebih dari sekadar pengetahuan teknis, inti dari kegiatan ini adalah penanaman etika berkomunikasi di dunia digital. Para mahasiswa mengajarkan bahwa kesopanan dan kejujuran harus tetap dijaga meskipun interaksi dilakukan melalui layar ponsel. Dengan adanya arahan ini, diharapkan setelah kegiatan usai, para siswa SDN 1 Ternyang dapat lebih bertanggung jawab dalam menggunakan perangkat gawai mereka, serta selalu mengedepankan sikap jujur dan sopan saat berinteraksi dengan siapapun di internet.

Agar suasana belajar menjadi lebih dinamis dan tidak membosankan, kegiatan diselingi dengan sesi ice breaking berupa tebak-tebakan seru seputar materi digital yang telah disampaikan. Selain menguji daya tangkap siswa, sesi ini juga menjadi sarana interaksi akrab antara mahasiswa dan siswa. Pendekatan yang menyenangkan ini terbukti efektif membuat para siswa lebih antusias dan terbuka dalam menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mereka saat berselancar di media sosial.

Keseruan semakin memuncak saat memasuki sesi mini games rintangan dengan mata tertutup. Permainan ini bukan sekadar hiburan, melainkan simulasi filosofis tentang bagaimana menavigasi dunia internet yang penuh dengan “jebakan” jika tidak memiliki panduan atau kewaspadaan yang benar. Dengan bimbingan mahasiswa sebagai pendamping, siswa belajar bahwa dalam menggunakan teknologi, mereka memerlukan arahan dan prinsip yang kuat agar tidak salah langkah atau terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan pengabdian ini digawangi oleh delapan mahasiswa Informatika yang berkolaborasi dengan penuh semangat untuk menyukseskan acara.

  • 1.⁠ ⁠Almyra Febriana Feriza / 24102054
  • 2.⁠ ⁠Inas Hasna Mufida /241020012
  • 3.⁠ ⁠Viqrotunada hanunnisa / 241020022
  • 4.⁠ ⁠Melany Kresna putri / 241020015
  • 5.⁠ ⁠Maylany hellena / 241020014
  • 6.⁠ ⁠Risky Putra Adielia / 241020020
  • 7.⁠ ⁠Zayyan Muhammad / 241020039
  • 8.⁠ ⁠Adhiyatma pandu / 24102002

Pihak SDN 1 Ternyang menyambut positif inisiatif ini karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan mendidik anak-anak di era digital. Melalui program ini, ITSK RS dr. Soepraoen terus berkomitmen untuk mencetak mahasiswa yang tidak hanya ahli dalam bidang teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dalam membangun karakter generasi penerus bangsa yang tangguh dan beretika.