Inovasi COBOT: Robot Quadruped Buatan Mahasiswa Informatika ITSK

Malang, 22 Januari 2026 – Mahasiswa Program Studi Sarjana Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW Malang kembali menorehkan prestasi melalui pengembangan teknologi inovatif. Hadani Zenita Pinkan dan Syahwa Wahyu S., dua mahasiswa kreatif di bawah bimbingan Laboratorium Informatics Research and Development (IRD), sukses merancang sebuah prototype robot berkaki empat (quadruped) yang diberi nama COBOT. Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Informatika mampu menghadirkan solusi teknologi mutakhir yang sejajar dengan tren robotika global di tengah lingkungan kampus yang kental dengan nuansa kesehatan.

Pengembangan COBOT dilakukan secara intensif di Laboratorium IRD di bawah pengawasan langsung Kepala Laboratorium, Moch. Ali Machrus, S.Kom. Robot ini dirancang khusus untuk memiliki kemampuan bergerak secara dinamis dan responsif terhadap kondisi lingkungan sekitar. Menggunakan sensor jarak yang presisi, COBOT mampu mendeteksi rintangan secara otomatis. Proyek ini tidak hanya sekadar praktik akademik, tetapi merupakan riset mendalam yang menggabungkan kecerdasan perangkat keras dan fleksibilitas perangkat lunak dalam satu kesatuan sistem mekanik yang kompleks.

Dari sisi teknis, keunggulan utama COBOT terletak pada sistem kendali jarak jauhnya yang menggunakan Dashboard Website sebagai antarmuka utama. Komunikasi data antara pengguna dan robot memanfaatkan protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) yang diintegrasikan dengan microcontroller. Protokol MQTT dipilih karena sifatnya yang ringan, efisien, dan sangat andal untuk sistem Internet of Things (IoT), memungkinkan robot menerima instruksi secara real-time tanpa jeda yang berarti, meskipun dikendalikan melalui jaringan internet.

Moh. Ali Machrus, S.Kom., menjelaskan bahwa proyek COBOT ini dirancang sebagai pemantik bagi mahasiswa untuk siap bersaing dalam berbagai kompetisi teknologi di tingkat regional maupun nasional. Lebih dari itu, pengembangan robot ini bertujuan untuk mengasah pola pikir sistematis dan memperkuat jiwa technopreneurship mahasiswa dalam menciptakan produk berbasis digital. Mahasiswa dilatih untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang mampu merancang ekosistem IoT yang aplikatif bagi kebutuhan industri modern.

Mengingat basis institusi ITSK Soepraoen yang kuat di bidang medis, prototype COBOT memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi perangkat Health-Tech. Robot quadruped seperti ini dapat dimodifikasi untuk membantu distribusi obat di area rumah sakit yang berisiko tinggi, melakukan sterilisasi ruangan, hingga menjadi asisten rehabilitasi medik bagi pasien. Integrasi antara ilmu informatika dan dunia kesehatan inilah yang menjadi nilai tambah mentereng bagi prodi non-kesehatan di ITSK Soepraoen, menunjukkan bahwa teknologi informasi adalah katalisator penting dalam kemajuan dunia kedokteran.

Kehadiran COBOT di Laboratorium IRD diharapkan dapat menumbuhkan budaya riset yang lebih masif di kalangan mahasiswa Informatika lainnya. Kampus berharap melalui karya-karya seperti ini, akan lahir inovator berkarakter yang siap berkontribusi bagi masyarakat luas. Dengan semangat “Sobat BKA”, ITSK RS dr. Soepraoen berkomitmen untuk terus mendukung setiap ide kreatif mahasiswa agar dapat bertransformasi menjadi produk teknologi unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu bersaing di kancah internasional.

Artikel original: https://bka.itsk-soepraoen.ac.id/informatika-cobot/