Malang, 11 Februari 2026 – Program Studi Sarjana Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW terus berakselerasi dalam meningkatkan kualitas lulusannya melalui kolaborasi erat dengan dunia industri. Pada Rabu (11/2), bertempat di Graha Arkatama, prodi Informatika menggelar Focus Group Discussion (FGD) eksklusif bersama Coach Gendro Salim, seorang praktisi bisnis terkemuka sekaligus founder dari UCOACH DJIVASRANA GRAHASADA. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran dosen tetap prodi Informatika beserta tenaga kependidikan, termasuk admin program studi dan laboran laboratorium komputer, guna menyamakan visi dalam melakukan scale up kapasitas personil dan institusi.

Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk melakukan reformulasi kurikulum yang lebih adaptif dan future-proof. Sebagai praktisi yang memahami dinamika pasar tenaga kerja, Coach Gendro memberikan berbagai masukan kritis agar kurikulum yang dirumuskan mampu mencetak lulusan yang tepat sasaran dan mudah terserap oleh Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Di tengah gempuran teknologi Kecerdasan Artifisial (AI), beliau menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mahir menggunakan alat digital terbaru, tetapi wajib memiliki fundamental kognitif dan pola pikir logis yang sangat kuat sebagai fondasi utama seorang profesional IT.
Dalam sesi diskusi yang intens, Coach Gendro memberikan saran strategis agar Informatika ITSK Soepraoen mampu memenangkan persaingan antar-perguruan tinggi. Beliau menegaskan bahwa prodi ini harus menemukan dan menguatkan niche atau keunikan khusus yang tidak dimiliki oleh kampus lain. Dengan menonjolkan kekhasan tertentu—seperti integrasi teknologi informatika dalam ekosistem kesehatan yang menjadi akar institusi—prodi Informatika akan memiliki nilai tawar yang lebih kompetitif dan menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa maupun user di industri.

Lebih lanjut, Coach Gendro juga memberikan rekomendasi mengenai keberlanjutan pengembangan personil dan prodi secara jangka panjang. Salah satu langkah konkret yang diinisiasi adalah pembangunan relasi yang lebih masif dengan DUDI melalui program “Webinar Series”. Program ini direncanakan akan menghadirkan berbagai praktisi hebat dari lintas sektor secara rutin, sehingga mahasiswa dan dosen selalu terpapar pada standar industri terkini dan memperluas jaringan profesional yang bermanfaat bagi penyerapan lulusan maupun kolaborasi riset.
Untuk menjaga dinamika diskusi tetap segar dan produktif, agenda FGD ini dikemas dengan sesi sharing session yang santai namun berbobot. Diselingi dengan momen coffee break, suasana formal berubah menjadi lebih cair, memungkinkan para dosen dan tenaga kependidikan untuk menggali lebih dalam pengalaman Coach Gendro dalam mengelola sumber daya manusia. Interaksi dua arah ini menjadi momen refleksi bagi seluruh personil prodi untuk terus mengembangkan kompetensi interpersonal dan profesionalitas dalam melayani mahasiswa serta membangun prodi.
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti poin-poin masukan dalam draf kurikulum terbaru. Dengan pendampingan dari pakar kepemimpinan dan manajemen seperti Coach Gendro Salim, Informatika ITSK Soepraoen optimis dapat melahirkan “Sarjana Komputer Plus” yang tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga memiliki mentalitas industri yang tangguh. Transformasi kurikulum ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi ketidakpastian ekonomi global dengan inovasi dan karakter yang kuat.