Mahasiswa Program Studi Informatika dari Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) Malang kembali menunjukkan inovasi di bidang pengembangan perangkat lunak. Melalui penelitian berjudul “Perancangan User Interface dan User Experience Aplikasi Sabrina Hijab Menggunakan Metode Design Thinking”, tim peneliti yang terdiri dari Mochammad Anshori, Wahyu Teja Kusuma dan Ahsanun Naseh Khudori mengeksplorasi solusi digital bagi industri fashion muslim. Karya ilmiah ini telah resmi dipublikasikan melalui Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika (JTMI), mempertegas kontribusi akademis mereka dalam memecahkan masalah nyata di masyarakat.

Penelitian ini memfokuskan pada tantangan yang dihadapi oleh Sabrina Hijab dalam mengomunikasikan produknya secara digital kepada pelanggan. Dasar dari penelitian ini adalah pentingnya tampilan visual dan kemudahan navigasi (User Experience) dalam menarik minat beli konsumen di platform mobile. Menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, tim peneliti merancang purwarupa aplikasi yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan pengguna. Hasil akhir dari riset ini adalah sebuah desain high-fidelity yang telah melalui uji coba, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemudahan akses dan kenyamanan interaksi bagi para calon pembeli hijab.

Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa penerapan metode Design Thinking mampu menghasilkan solusi desain yang lebih relevan dan solutif dibandingkan metode konvensional. Implikasinya, pelaku usaha seperti Sabrina Hijab dapat memiliki landasan visual yang kuat sebelum melangkah ke tahap pengembangan kode (coding) yang lebih kompleks. Sebagai further work atau pekerjaan selanjutnya, tim peneliti menyarankan adanya pengujian aplikasi pada skala pengguna yang lebih luas serta integrasi fitur sistem rekomendasi produk berbasis kecerdasan buatan untuk semakin mempersonalisasi pengalaman berbelanja.
Selain aspek teknis, penelitian ini memperkaya substansi mengenai pentingnya transformasi digital bagi UMKM di sektor busana muslim. Di tengah persaingan pasar e-commerce yang sangat ketat, antarmuka aplikasi yang estetis namun fungsional menjadi kunci utama dalam membangun loyalitas pelanggan. Riset ini memberikan gambaran jelas bagaimana elemen-elemen desain seperti psikologi warna, pemilihan tipografi, dan tata letak tombol sangat berpengaruh terhadap kenyamanan mata dan psikologis pengguna saat menjelajahi katalog produk.
Informasi tambahan lainnya menyoroti bahwa proses perancangan ini juga mempertimbangkan aspek aksesibilitas, memastikan aplikasi tetap mudah digunakan oleh berbagai kalangan usia. Dengan memanfaatkan alat bantu desain modern seperti Figma, tim peneliti berhasil menciptakan alur kerja yang kolaboratif antara pemilik bisnis dan perancang. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara kebutuhan bisnis dan solusi teknologi informasi sangat krusial dalam menciptakan produk digital yang tidak hanya canggih secara fitur, tetapi juga dicintai oleh penggunanya.
Keberhasilan Afrisandhi dan tim dalam menyelesaikan riset ini sekaligus membuktikan kualitas kurikulum Program Studi Informatika ITSK Soepraoen yang mampu menghasilkan tenaga ahli siap pakai. Inovasi UI/UX ini diharapkan tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi dapat diimplementasikan sepenuhnya menjadi aplikasi fungsional yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan fokus pada pengalaman manusia (Human-Centered), teknologi digital akan menjadi alat bantu yang sangat kuat dalam memperluas jangkauan pasar produk lokal ke ranah global.
Pranala luar: