Fera Adelia, Mahasiswa Informatika ITSK Soepraoen, Sabet Emas dan Perak Jujitsu di PORPROV IX Jatim 2025

ITSK Soepraoen kembali menorehkan sejarah gemilang, kali ini bukan di kancah akademik, melainkan di arena olahraga paling bergengsi tingkat provinsi. Mahasiswa Program Studi Informatika, Fera Adelia, menunjukkan bahwa keunggulan sejati dapat melampaui batas disiplin ilmu. Dalam gelaran PORPROV IX Jatim 2025, Fera Adelia tampil memukau sebagai delegasi andalan, menjembatani dunia logika komputasi dengan ketangguhan fisik. Keikutsertaannya dalam cabang olahraga Jujitsu telah membawa pulang koleksi medali yang membanggakan, membuktikan bahwa mahasiswa berprestasi adalah mereka yang mampu mengoptimalkan potensi diri secara holistik.

Puncak dari pencapaian Fera adalah raihan medali emas di kategori Show System Female. Kategori ini menuntut lebih dari sekadar kekuatan; ia memerlukan presisi artistik, harmonisasi gerakan, dan ketepatan teknis yang sempurna—mirip dengan debugging kode program yang membutuhkan keakuratan detail. Fera berhasil memamerkan rangkaian teknik Jujitsu dengan keindahan dan kerapian yang meyakinkan para juri, menempatkannya di posisi tertinggi di antara para atlet terbaik Jawa Timur. Kemenangan ini menegaskan bahwa kebiasaannya dalam menganalisis algoritma kompleks di ruang kuliah turut membentuk kemampuan gerak dan fokusnya di matras.

Tak berhenti pada emas yang memukau, Fera melanjutkan dominasinya di sistem pertarungan. Ia berhasil menyabet medali perak di kategori Newaza System Putri. Berbeda dengan show system yang mengandalkan keindahan teknik, newaza berfokus pada pertarungan bawah atau ground grappling, menuntut strategi, stamina, dan analisis taktis yang cepat di tengah tekanan fisik. Prestasi perak ini membuktikan ketahanan mental dan adaptabilitas Fera, yang mampu beralih dari keunggulan artistik ke pertarungan penuh perhitungan. Keberhasilan ganda ini menjadi penanda bahwa seorang mahasiswa Informatika juga memiliki ketangguhan dan kecerdasan taktis layaknya seorang atlet profesional.

Pencapaian Fera Adelia di PORPROV IX Jatim 2025 memberikan kebanggaan luar biasa bagi Program Studi Informatika dan seluruh civitas akademika ITSK Soepraoen. Fera telah mendefinisikan ulang makna prestasi mahasiswa. Di saat banyak mahasiswa terfokus pada satu jalur, Fera membuktikan sinergi yang harmonis antara kecerdasan intelektual, yang termanifestasi dalam penguasaan bidang informatika, dan kedisiplinan fisik yang ia peroleh dari latihan Jujitsu intensif. Ia adalah cerminan generasi muda yang tak takut menantang diri di berbagai medan kompetisi.

Sebagai atlet yang meraih satu emas dan satu perak, Fera Adelia kini berdiri sebagai teladan inspiratif. Ia tidak hanya menginspirasi sesama mahasiswa untuk tidak membatasi ambisi mereka, tetapi juga memperkuat citra ITSK Soepraoen sebagai institusi yang mencetak lulusan berkarakter, tangguh, dan multi-talenta. Dengan modalitas keunggulan ganda ini, masa depan Fera Adelia di dunia profesional—baik sebagai Software Engineer dengan pemikiran strategis maupun sebagai atlet yang disiplin—dipastikan akan secerah medali yang ia persembahkan bagi almamaternya.