MALANG, 25 Mei 2026 – Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW sukses menyelenggarakan kegiatan literasi digital bertajuk “Transforming Productivity For Health Student With Google Gemini”. Acara inovatif ini diinisiasi secara kolaboratif oleh Badan Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) ITSK Soepraoen, bertempat di Aula Kampus 2 pada Senin (25/5) mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB. Digelar secara hibrida (daring dan luring), forum ini berhasil menyedot antusiasme tinggi dari ratusan mahasiswa, dengan mayoritas partisipan berasal dari program studi S1 Informatika yang ingin mendalami teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Wakil Rektor 3, Bapak Sartoyo, S.Kp., M.Kep., dan dilanjutkan oleh Rektor ITSK Soepraoen, Dr. dr. Sutrisno, S.H., M.A.R.S., M.H.Kes., FISQua. Dalam pidatonya, Rektor menekankan bahwa penguasaan teknologi AI seperti Google Gemini bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan mutlak bagi mahasiswa sains, teknologi, maupun rumpun kesehatan guna menyongsong efisiensi kerja di era modern. Badan Kemahasiswaan menegaskan bahwa tujuan utama agenda ini adalah memberikan panggung apresiasi sekaligus melakukan diseminasi masif agar iklim prestasi ini menular, sehingga semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk menembus seleksi Google Student Ambassador (GSA) di masa depan.
Daya tarik utama dari literasi digital ini terletak pada performa dua narasumber legendaris dari Program Studi S1 Informatika yang sukses melenggang ke kancah internasional sebagai Google Student Ambassador. Kolaborasi apik lintas angkatan ini menghadirkan:
- Diva Resti Nurcahyani: Google Student Ambassador 2025 (Mahasiswa Informatika Angkatan 2023) yang membagikan pengalaman taktisnya selama setahun menjabat.
- Muhammad Mardiansyah: Google Student Ambassador 2026 (Mahasiswa Informatika Angkatan 2024) yang baru saja terpilih dan siap melanjutkan tongkat estafet digital di kampus.
Dalam sesi inti, kedua m ambassadors tersebut mengupas tuntas pengenalan fitur-fitur mutakhir serta melakukan live demo pemanfaatan Google Gemini. Mereka memperagakan bagaimana AI dapat dioptimalkan secara etis untuk membantu produktivitas akademik, menyusun riset kesehatan, hingga melakukan analisis data dengan cepat. Seluruh peserta yang hadir mendapatkan keuntungan (benefit) yang luar biasa berbobot, yakni akses gratis berupa tiket Massive Open Online Course (MOOC) bersertifikat kompetensi yang setara dengan standar BNSP, di mana sertifikasi resmi ini telah diakui dan terstandar dalam Simkatmawa Belmawa Kemendikbudristek.
Selain transfer ilmu teknologi, momentum ini juga dimanfaatkan oleh pihak institusi untuk menggelar upacara pemberian apresiasi bagi mahasiswa-mahasiswi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Penghargaan dan insentif ini diserahkan secara simbolis langsung oleh Rektor ITSK Soepraoen, Dr. dr. Sutrisno. Kehadiran jajaran rektorat di atas panggung menegaskan komitmen kuat kampus dalam mendukung segala bentuk pengembangan potensi mahasiswa, sekaligus membuktikan bahwa atmosfer kompetisi positif di ITSK Soepraoen tumbuh sangat subur.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen dari prodi Informatika untuk terus mengawal program-program berbasis teknologi komunitas seperti ini. Dengan suksesnya literasi digital bersama GSA 2025 dan 2026 ini, ITSK RS dr. Soepraoen Malang kembali membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang adaptif, progresif, dan siap mencetak generasi unggul yang cakap digital serta siap berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.