Informatic Fair 2026: Mahasiswa Informatika ITSK Soepraoen Pamerkan Belasan Aplikasi Siap Pakai

MALANG, 1 Juli 2026Program Studi Sarjana Informatika Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang sukses menggelar pameran teknologi tahunan Informatic Fair 2026 pada Rabu (1/7). Event rutin ini berlangsung intensif mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB bertempat di Aula Kampus 3 ITSK Soepraoen. Menjadi ruang unjuk karya nyata, esensi utama dari agenda ini adalah memamerkan project aplikasi hasil karya mahasiswa dari beberapa mata kuliah selama satu semester penuh. Acara ini sengaja diinisiasi untuk melatih kesiapan mental mahasiswa saat menghadapi masyarakat, sekaligus membangun rasa percaya diri mereka dalam mendemonstrasikan serta “menjual” produk digital inovatifnya ke hadapan publik luas.

Kegiatan bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Bapak Muchlish Effendy, S.Pd., S.Kes., M.Si. Usai seremoni pembukaan, acara langsung dilanjutkan dengan sesi presentasi oleh perwakilan dari tiap kelompok mahasiswa di hadapan para hadirin. Atmosfer pameran semakin semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh penting institusi, antara lain Wakil Dekan FST, dr. Leny Candra Kurniawan, M.M., M.Kes., serta Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Ns. Alfunnafi’ Fahrul Rizzal, M.Kep. Sp. Kep.J. Keberhasilan pelaksanaan acara ini pun tidak lepas dari kawalan Kepala Program Studi Informatika, M. Syauqi Haris, M.Kom., para dosen pengampu yakni Risqi Siwi Pradini, S.S.T., M.Kom. (Sistem Informasi) dan Mochammad Anshori, M.Kom. (Pemrograman Berorientasi Objek), serta dukungan penuh dari duet tenaga kependidikan (tendik) prodi, Nazaria Nevayanti, S.S. dan M. Ali Makhrus, S.Kom.

Pada edisi kali ini, pameran memfokuskan panggungnya pada dua kategori mata kuliah inti yang berbasis pemecahan masalah riil. Kategori pertama diisi oleh mahasiswa semester 2 yang menampilkan aplikasi desktop berbasis Java melalui mata kuliah Pemrograman Berorientasi Objek (PBO). Kategori kedua diisi oleh mahasiswa semester 4 melalui mata kuliah Sistem Informasi, di mana mereka ditantang menciptakan aplikasi berbasis web interaktif dengan studi kasus nyata dan melibatkan klien langsung dari instansi maupun pelaku usaha di lapangan.

Untuk mata kuliah Sistem Informasi, mahasiswa berhasil menelurkan enam project unggulan terintegrasi yang mencakup berbagai sektor krusial:

  • SIMPLEOK: Implementasi sistematis dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS).
  • SIDG (Sistem Informasi Desa Gondowangi): Wujud nyata implementasi E-Government untuk desa di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
  • SMART TS: Aplikasi mutakhir berbasis Supply Chain Management (SCM).
  • BIGMO: Sistem E-Commerce yang dirancang khusus untuk klien Bangun Indah Graha (BIG), salah satu toko bangunan besar di Kota Malang.
  • PMB Sri Andayani: Implementasi sistem Customer Relationship Management (CRM) untuk manajemen praktik bidan mandiri.
  • E-Invent NOC: Penerapan konsep Enterprise Resource Planning (ERP) untuk pengelolaan inventaris dengan menggandeng klien dari SMKN 4 Malang.

Di sisi lain, rumpun inovasi kesehatan digital digitalisasi juga mendominasi ruang pameran melalui tujuh proyek kreatif mahasiswa lainnya, yaitu:

  • Aetherna: Implementasi Electronic Health Record (EHR) untuk efisiensi administrasi klinik.
  • SIMPOS: Aplikasi pelayanan terpadu untuk posyandu digital.
  • PIRING NADI: Sistem cerdas untuk pemantauan asupan gizi harian pengguna.
  • ZENS Dental: Aplikasi manajemen penjadwalan terintegrasi untuk dokter gigi.
  • PsyCare: Platform digital khusus untuk manajemen klinik kesehatan mental.
  • NutriMate: Aplikasi pelacak diet (diet tracker) yang ramah pengguna.
  • Physio Rehab Center: Aplikasi manajemen dan rekam medis terapi fisioterapi.

Usai paparan materi selesai, para pengunjung yang berasal dari internal civitas academica, perwakilan SMKN 4 Malang, SMKN 10 Malang, hingga masyarakat umum langsung memadati area stan mahasiswa. Di sini, pengunjung dapat berinteraksi secara dua arah dan melakukan live demo project secara real-time. Guna memeriahkan suasana sekaligus memacu iklim kompetisi yang sehat, panitia menyediakan sistem voting bagi pengunjung untuk memilih karya terbaik. Hasil penilaian subjektif audiens tersebut menobatkan aplikasi PMB Sri Andayani sebagai Best Project rumpun Sistem Informasi dan NutriMate – Diet Tracker di kategori lainnya. Kedua kelompok pemenang berhak mendapatkan reward eksklusif dari Prodi Informatika sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka sepanjang semester.

Keseruan Informatic Fair 2026 kian lengkap dengan adanya pameran poster ilmiah dan showcase perangkat IoT (Internet of Things) inovatif hasil kreasi laboratorium riset prodi. Selain itu, terdapat “Pojok Doa” yang menjadi tempat bagi pengunjung untuk menuliskan harapan terbaik mereka di selembar kertas untuk diaminkan bersama. Di penghujung acara, seluruh panitia, dosen, dan peserta melakukan sesi dokumentasi bersama yang riuh dengan menggemakan tagline kebanggaan, “Satu ITSK, Satu Informatika”. Pameran ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa Informatika ITSK Soepraoen terus tumbuh matang dan siap menjadi pilar digitalisasi bangsa. Sampai jumpa di Informatic Fair tahun depan!