Dorong Transformasi Digital Kelurahan, Prodi S1 Informatika ITSK Soepraoen Unjuk Gigi di Program “Kampus Mengabdi”

MALANG, 14 September 2026Program Studi S1 Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) tampil aktif dalam menggerakkan akselerasi literasi digital masyarakat pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Kampus Mengabdi”. Diselenggarakan oleh Fakultas Sains dan Teknologi (FST) pada Minggu, 13 September 2026, agenda kolaboratif bersama Kelurahan Kiduldalem ini berpusat di Kampus 3 ITSK Soepraoen, Jalan Majapahit No. 1, Malang. Perhelatan skala fakultas yang diresmikan oleh Dekan FST, Muchlish Effendy, S.Pd., S.Kes., M.Si., ini menjadi wadah nyata bagi civitas Informatika dalam menghadirkan riset terapan dan teknologi tepat guna langsung ke tengah warga sekitar.

Rangkaian acara diawali sejak pukul 06.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh Lurah Kiduldalem, Achmad Rofiq, S.AP, M.Si., serta turut dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat. Lebih dari 100 peserta yang terdiri dari warga Kelurahan Kiduldalem, lansia, hingga penyandang disabilitas antusias berbaur bersama para dosen dan mahasiswa Informatika dalam sesi senam lansia. Gelak tawa serta keakraban kian terasa saat jargon lansia dipikikkan secara membara: “Lansia, Jaya… Lansia, Jaya… Lansia, Jaya… Apa kabar lansia? Luar biasaaa!”. Kehangatan berlanjut saat seluruh peserta menikmati sarapan gizi seimbang bersama dengan santapan bubur ayam, bubur kacang hijau, dan polo pendem.

Dalam perhelatan ini, Prodi S1 Informatika menjadi salah satu pilar utama dalam memberikan edukasi sains-teknologi berbasis solutif bagi penguatan tata kelola wilayah dan perekonomian warga. Tim dosen dan mahasiswa Informatika menyuguhkan pemaparan materi teknologi informasi yang dirancang ramah pengguna, sehingga dapat diadopsi dengan mudah oleh instansi tingkat kelurahan maupun pelaku usaha lokal.

Kontribusi strategis yang diusung oleh tim Prodi S1 Informatika pada kegiatan PkM ini meliputi:

  • Edukasi E-Commerce UMKM: Pelatihan dan pengenalan platform digital interaktif untuk membantu pelaku usaha mikro warga Kiduldalem memasarkan produk lokal secara luas dan profesional.
  • Sosialisasi E-Government Kelurahan: Pemaparan tata kelola administrasi publik berbasis digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan surat-menyurat dan pendataan warga di tingkat kelurahan.
  • Pendampingan Literasi Digital: Ruang konsultasi langsung bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan teknologi informasi secara aman, tepat, dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.

Integrasi edukasi IT ini kian lengkap dengan adanya sinergi antar-prodi di UPPS FST, seperti perkenalan rekam medis personal (Personal Health Record) dari D3 RMIK, pemeriksaan kesehatan gratis (tensi, gula darah, asam urat, kolesterol) dari D4 STKA, serta penanganan terapi klinis dari D3 Akupunktur. Kebijakan FST yang memprioritaskan warga tetangga terdekat ini menuai apresiasi tinggi dari Camat Klojen, Willstar Taripar Hatoguan, S.S.T.P., M.A.P. Beliau menegaskan bahwa langkah ITSK Soepraoen memelopori pengabdian dari lingkungan terdekat merupakan teladan nyata kontribusi akademis sebelum melangkah ke wilayah yang lebih luas.

Momentum ini juga dimanfaatkan secara optimal oleh tim PMB ITSK Soepraoen dan civitas Informatika untuk mempromosikan keunggulan kurikulum serta fasilitas laboratorium Prodi S1 Informatika kepada warga lokal pada awal tahun ajaran baru. Kemeriahan agenda dipuncak dengan pengundian belasan doorprize secara transparan menggunakan layar spinning wheel, di mana paket sembako dan perabot rumah tangga berhasil dibagikan kepada peserta yang beruntung berdasarkan nomor kartu registrasi awal.

Melalui keberhasilan acara “Kampus Mengabdi” ini, Prodi S1 Informatika ITSK Soepraoen membuktikan komitmennya dalam mewujudkan Kampus Berdampak. Keaktifan dosen dan mahasiswa dalam menjembatani kebutuhan digital masyarakat menjadi bukti valid bahwa riset dan inovasi komputasi yang dikembangkan di ruang perkuliahan mampu menjadi solusi nyata bagi permasalahan sosial, sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat secara berkelanjutan.