MALANG, 30 April 2026 – Dalam upaya memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi informasi, tim delegasi dari Program Studi S1 Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang pada Rabu, 29 April 2026. Pertemuan ini merupakan bagian penting dari tahapan pelaksanaan program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) yang diusung bersama Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI). Fokus utama dari kolaborasi multi-lembaga ini adalah untuk menghasilkan inovasi teknologi mutakhir yang solutif dan presisi dalam mendukung mitigasi serta tanggap darurat bencana di kawasan perkotaan.

Delegasi ITSK Soepraoen dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi S1 Informatika, M. Syauqi Haris, M.Kom., serta didampingi oleh dosen pakar komputasi, Mochammad Anshori, M.Kom. Tak hanya jajaran dosen, kegiatan ini juga melibatkan peran aktif generasi muda dengan mengikutsertakan dua mahasiswa Generasi ke-3 (Gen 3) Prodi Informatika, yakni Alifa Nurfatwa Tsabita dan Eka Mardiana. Keterlibatan mahasiswa dalam proyek riset tingkat nasional ini menjadi sarana pembelajaran lapangan yang sangat berharga untuk mengasah kemampuan sains data dan ekstraksi kebutuhan sistem langsung dari para praktisi kedaruratan.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan penggalian data primer, pemetaan alur koordinasi lapangan, serta pemahaman komprehensif terkait kendala teknis yang dihadapi petugas BPBD saat terjadi krisis bencana. Melalui diskusi interaktif bersama tim teknis BPBD Kota Malang, tim peneliti menggali masukan empiris mengenai kondisi lapangan yang sering kali dinamis dan kompleks. Data kontekstual ini nantinya akan diolah menjadi input utama dalam pengembangan arsitektur perangkat lunak mitigasi bencana yang adaptif, sehingga aplikasi yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga benar-benar siap digunakan oleh petugas lapangan.
Sinergi yang terjalin antara akademisi ITSK Soepraoen, Fasilkom UI, dan BPBD Kota Malang ini memadukan beberapa poin krusial pengembangan teknologi, antara lain:
- Pengumpulan Data Lapangan: Proses enumerasi dan analisis kebutuhan pengguna secara real-time oleh tim peneliti dan mahasiswa.
- Integrasi Sistem Komputasi: Penyusunan model Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) berbasis AI dan sains data untuk optimasi alokasi sumber daya.
- Validasi Praktik Operasional: Penyesuaian skenario simulasi perangkat lunak dengan Standard Operating Procedure (SOP) penanggulangan bencana di BPBD.
Ketua Program Studi S1 Informatika ITSK Soepraoen, M. Syauqi Haris, M.Kom., menyampaikan bahwa riset kolaboratif skema RIIM ini diharapkan mampu melahirkan produk inovasi digital tepat guna yang memodernisasi tata kelola bencana di Indonesia. Ke depan, hasil riset ini tidak hanya diproyeksikan sebagai luaran akademis berupa jurnal ilmiah, tetapi juga diimplementasikan secara langsung sebagai alat bantu operasional BPBD Kota Malang dalam mempercepat respon evakuasi, meminimalisir risiko korban jiwa, serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana alam.