MALANG, 7 Agustus 2026 – Program Studi S1 Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) Malang memfasilitasi gelaran riset kebencanaan strategis melalui Workshop Sistem Pendukung Keputusan DSS-RESPOND-OR sekaligus menyambut kunjungan kehormatan dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI). Kegiatan kolaboratif ini dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Aula Kampus 3 ITSK Soepraoen mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Agenda ini menjadi ajang penting untuk mengenalkan teknologi komputasi berbasis sistem pendukung keputusan (decision support system) yang dirancang khusus guna membantu lembaga manajemen bencana—seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD—dalam merencanakan, mengordinasikan, serta mengeksekusi operasi tanggap darurat saat krisis secara presisi.

Pelaksanaan workshop ini berangkat dari rekam jejak kolaborasi riset berkesinambungan melalui skema RIIM (Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju) yang melibatkan Fasilkom UI, Prodi Informatika ITSK Soepraoen, serta Prodi Informatika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). DSS-RESPOND-OR sendiri merupakan inovasi teknologi yang diinisiasi oleh tim peneliti Fasilkom UI, yakni Prof. Heru Suhartanto, Dr. Toto Haryanto, Muhamad Fathurahman, dan Aby Salim. Dalam sesi workshop, tim peneliti menyajikan empat modul pelatihan utama yang mencakup Pengenalan DSS-RESPOND-OR, Network Generation, Modul Assisted Evacuation Planning, serta Modul Personal Scheduling and Routing. Seluruh materi teknis dan panduan penggunaan sistem tersebut juga telah disediakan secara terbuka dan dapat diakses publik melalui tautan dokumentasi resmi di Manuals.pdf.
Guna memastikan aplikasi yang dikembangkan adaptif terhadap dinamika taktis di lapangan, perhelatan ini secara khusus mengundang jajaran pejabat dan praktisi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Tim BPBD Kota Malang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalaksa), Heru Mulyono, S.I.P., M.T., didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Surya Adhi Nugraha, S.T., Penelaah Teknis Kebijakan, Alif Furahman Hakim, S.T., serta jajaran Penata Layanan Operasional yakni Moch. Aziz Wijaya, S.S., David Dwi Cahyo, S.Si., dan Rian Agusdian. Kehadiran pemangku kepentingan daerah ini krusial untuk memberikan evaluasi kritis berbasis fakta lapangan terhadap kesiapan sistem.
Workshop dan uji aplikasi berjalan dinamis melalui sesi diskusi interaktif. Prof. Heru Suhartanto bersama timnya memaparkan arsitektur perangkat lunak tanggap bencana yang telah mereka kembangkan, dilanjutkan dengan meminta masukan langsung dari jajaran teknis BPBD Kota Malang. Dalam tanggapannya, pihak BPBD memaparkan berbagai fakta empiris dan kendala taktis di lapangan yang sering kali bertolak belakang dengan kondisi teoritis pada model komputasi. Kendati demikian, Kalaksa dan tim BPBD Kota Malang menyambut baik inovasi ini dan mengakui bahwa jika sistem DSS-RESPOND-OR siap diimplementasikan secara penuh, kehadiran teknologi ini akan sangat membantu efisiensi kerja BPBD yang sejauh ini masih mengandalkan pencatatan logistik dan evakuasi secara manual yang menyita banyak waktu dan tenaga.
Keberhasilan riset kolaboratif RIIM ini juga didukung penuh oleh keterlibatan aktif mahasiswa Informatika ITSK Soepraoen. Para mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai peserta workshop, melainkan telah berkontribusi sejak tahap awal riset sebagai enumerator lapangan dalam proses ekstraksi dan pengumpulan data primer di wilayah Malang. Keterlibatan ini memberikan pengalaman akademis yang kaya bagi para mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu sains data dan komputasi cerdas pada sektor riil penanggulangan bencana nasional.
Pertemuan lintas institusi ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan akademik dari ketiga kampus terkait:
- ITSK Soepraoen: Kepala Bagian Kemahasiswaan dan Alumni, Ns. Alfunnafi’ Fahrul Rizal, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J; Kepala LPPM, Wahyu Teja Kusuma, M.Kom.; serta Kepala Program Studi S1 Informatika, M. Syauqi Haris, M.Kom., beserta jajaran dosen prodi.
- Universitas Indonesia (Fasilkom UI): Prof. Heru Suhartanto beserta tim peneliti utama DSS-RESPOND-OR.
- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM): Dosen dan peneliti utama, Ir. Galih Wasis Wicaksono, S.Kom., M.Cs., yang hadir memimpin delegasi tim riset UMM.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, sinergi antara akademisi dan praktisi kedaruratan bencana semakin terjalin kokoh. Pengembangan aplikasi DSS-RESPOND-OR akan terus disempurnakan berdasarkan catatan empiris dari BPBD Kota Malang agar siap direplikasi di berbagai daerah di Indonesia. Kedepannya, Prodi Informatika ITSK Soepraoen berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam pengembangan inovasi berbasis riset terapan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi keselamatan dan ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana alam.