MALANG, 5 Agustus 2026 – Civitas akademika Program Studi S1 Informatika Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW (ITSK Soepraoen) menunjukkan komitmen tingginya dalam pengembangan iklim ilmiah global. Dosen dan mahasiswa prodi tersebut tampil aktif serta berpartisipasi penuh dalam perhelatan International Conference Healthcare of Soepraoen (ICOHES) 2026 yang diselenggarakan oleh pihak rektorat pada Rabu, 5 Agustus 2026. Berpusat di Kampus 4 ITSK Soepraoen, ajang internasional berskala besar ini menjadi panggung utama bagi mahasiswa informatika untuk mengaktualisasikan diri di ranah akademik (https://icohes.itsk-soepraoen.ac.id/).
Keterlibatan civitas Informatika tidak hanya sebatas peserta biasa, melainkan memegang peran ganda yang sangat strategis demi menyukseskan gelaran konferensi. Sejumlah dosen dan tenaga kependidikan prodi Informatika dipercaya masuk dalam jajaran kepanitiaan inti untuk mengawal manajemen alur acara. Di samping itu, para dosen juga menyumbangkan deretan artikel penelitian berbobot, khususnya yang berfokus pada integrasi Health Informatics (Informatika Kesehatan) dan kecerdasan buatan untuk menjawab tantangan dunia medis modern.

Mahasiswa Informatika ITSK Soepraoen turut mengambil porsi kontribusi yang sangat besar melalui submission naskah abstrak riset dan tampil langsung sebagai pemakalah (presenter) pada sesi oral presentation. Pengalaman berharga ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi portofolio akademik mereka. “Mengikuti konferensi internasional ini menjadi pengalaman berharga dan new experience yang sangat hebat bagi kami, karena bisa memaparkan hasil riset di depan para penelaah dan akademisi luar negeri,” tutur Adelia, salah satu mahasiswa Informatika yang tampil mempresentasikan risetnya.
Selama jalannya konferensi, para mahasiswa Informatika tidak hanya berfokus pada ruang presentasi paralel mereka sendiri, melainkan juga menunjukkan keaktifan kritis pada sesi pleno bersama para keynote speaker dunia. Diskusi berlangsung sangat interaktif dengan lontaran pertanyaan berbobot dari mahasiswa. Salah satunya ditunjukkan oleh Khatarina Lusia Ose, mahasiswa Informatika yang melayangkan pertanyaan kritis terkait strategi pengelolaan luaran (output) penelitian agar tidak berhenti pada tahap publikasi atau jurnal semata, melainkan dapat direalisasikan menjadi produk aplikasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Adapun beberapa bentuk partisipasi dan kontribusi konkrit civitas Informatika pada ICOHES 2026 meliputi:
- Manajemen Acara: Keterlibatan dosen, staf, dan mahasiswa dalam tim teknis kepanitiaan konferensi.
- Diseminasi Riset: Pengiriman artikel ilmiah berkualitas di bidang Health Informatics dan komputasi cerdas.
- Presentasi Lisan: Keberanian mahasiswa tampil percaya diri memaparkan hasil penelitian di forum internasional.
- Diskusi Kritis: Keaktifan dalam sesi tanya jawab bersama pakar internasional guna menggali implementasi teknologi tepat guna.
Antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa Informatika dalam ajang ICOHES 2026 ini membawa dampak positif bagi iklim akademis di lingkungan prodi. Keberhasilan para pemakalah muda ini berhasil membakar semangat serta memotivasi rekan-rekan mahasiswa lainnya untuk mulai menyusun riset berkualitas sejak dini. Atmosfer kompetitif yang sehat ini diproyeksikan akan meningkatkan jumlah pendaftar riset mahasiswa untuk gelaran konferensi berikutnya.
Ketua Program Studi S1 Informatika ITSK Soepraoen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian dan dedikasi ilmiah yang ditunjukkan oleh para mahasiswanya. Keterlibatan aktif ini mempertegas posisi prodi Informatika dalam mendukung visi kampus sebagai pusat inovasi teknologi kesehatan. Dengan bekal pengalaman yang diperoleh tahun ini, civitas Informatika ITSK Soepraoen menyatakan kesiapannya untuk kembali berkontribusi secara lebih masif pada gelaran ICOHES ke-3 di tahun mendatang.